Mengapa Hak Dan Kewajiban Harus Berjalan Dengan Seimbang?

Mengapa Hak Dan Kewajiban Harus Berjalan Dengan Seimbang
Bobo.id – Teman-teman pasti pernah mendengar bahwa hak dan kewajiban harus seimbang. Kenapa dua hal tersebut harus dijalankan secara seimbang? Sebelum menjelaskan tentang hak dan kewajiban yang harus berjalan seimbang, teman-teman harus memahami dulu pengertian dua hal tersebut.

  1. Hak dan kewajiban adalah dua hal yang harus dimiliki setiap orang.
  2. Berikut akan dijelaskan pengertian dari hak dan kewajiban.
  3. Baca Juga: Contoh-Contoh Hak dan Kewajiban Manusia Terhadap Hewan Peliharaan Hak Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hak adalah kekuasaan untuk berbuat yang benar atas sesuatu atau untuk menuntut sesuatu.

Sedangkan pengertian lain menyebut hak adalah segala sesuatu yang harus didapatkan setiap individu yang telah ada sejak di dalam kandungan. Dari pengertian tersebut, setiap manusia memiliki banyak hak yang bisa diperoleh sedari dalam kandungan atau sedari masa kanak-kanak, lo.

  • Seperti, bayi yang ada di dalam kandungan memiliki hak untuk hidup dan dilahirkan.
  • Jenis Hak 1.
  • Hak Legal dan Hak Moral Jenis hak legal ini dibentuk dengan dasar hukum dan banyak mambahas tentang hukum atau sosial.
  • Sedangkan hak moral merupakan hak yang didapatkan berdasarkan prinsip etis atau bersifat solider serta individu.2.

Hak Postif dan Hak Negatif Hak positif merupakan hak yang harus didapat, karena merasa berhak atas keuntungan tersebut, seperti hak atas pendidikan. Sedangkan, hak negatif memiliki sifat negatif yang berarti seseorang bebas memiliki sesuatu tanpa ada larangan dari orang lain, misalnya hak untuk menyampaikaan pendapat.3.

  • Hak Khusus dan Hak Umum Hak khusus ini bisa dimiliki seseorang karena dibentuk dengan kesepakatan dua orang atau lebih.
  • Sedangkan hak umum merupakan hak yang diperoleh tanpa ada hubungan dengan orang lain atau kelompok.
  • Baca Juga: Isi Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 34 ayat 1, Adanya Hak untuk Fakir Miskin dan Anak Terlantar 4.

Hak Individu dan Hak Sosial Jenis hak individu merupakan hak yang dimiliki setiap individu terhadap negara. Hak sosial diperoleh setiap orang sebagai anggota masyarakat, seperti hak atas pekerjaan.5. Hak Absolut Hak absolut merupakan hak yang dimiliki tanpa pengecualian dan berlaku dimana saja tanpa terpengaruh oleh situasi atau keadaan apapun.

  1. Selain itu, setiap manusia sebagai warga negara juga memiliki beberapa hak atas negara tempat dia tinggal.
  2. Di Indonesia, hak itu dicantumkan dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
  3. Ewajiban Kewajiban adalah hal yang selalu berdampingan dengan hak.
  4. Saat teman-teman mendapatkan hak atas sesuatu, maka akan ada kewajiban yang perlu dilakukan juga.

Menurut KBBI, kewajiban merupakan sesuatu yang wajib, harus dilakukan, keharusan. Sedangkan pengertian lain menyebut kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan oleh pihak tertentu secara bertanggung jawab. Bahkan kewajiban ini bisa dituntut secara paksa oleh pihak yang berkepentingan, lo.

Mengapa harus seimbang antara hak dan kewajiban?

1. Agar tercipta rasa aman dan nyaman bagi bersama – ilustrasi tercipta kedamaian dalam menjalani kehidupan (pexels.com/fauxels) Terciptanya rasa aman dan nyaman bagi setiap orang dalam menjalani kehidupannya, itu merupakan alasan pertama, mengapa hak dan kewajiban perlu dijalankan secara seimbang. Pada dasarnya, sebagai manusia harus berupaya melakukan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu.

Mengapa dalam pelaksanaan hak dan kewajiban harus berjalan dengan seimbang brainly?

Hak dan kewajiban dengan tanggung jawab – Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tanggung jawab merupakan kondisi wajib menanggung sesuatu. Dalam konteks hak dan kewajiban, sikap tanggung jawab diperlukan supaya manusia bisa menjalankan dan tidak meninggalkan kewajibannya.

Alasan hak dan kewajiban harus dilaksanakan seimbang dengan tanggung jawab karena manusia sudah mempunyai porsi hak dan kewajibannya masing-masing. Umumnya kewajiban harus dilakukan terlebih dahulu sebelum mendapatkan hak. Kita tidak boleh selalu menuntut hak kita, karena hal ini harus diimbangi dengan pelaksanaan kewajiban secara bertanggung jawab.

Contohnya untuk mendapatkan uang (hak), kita harus bekerja (kewajiban). Apabila kita tidak bertanggung jawab dalam melaksanakan hak dan kewajiban dengan seimbang, dikhawatirkan akan timbul ketidakadilan dan ketimpangan. Ketidakadilan itu berupa hak seseorang dirampas, padahal ia sudah melaksanakan kewajibannya.

Sedangkan orang lain tidak mau melaksanakan kewajibannya, tetapi selalu menuntut haknya. Baca juga: Hak terhadap Hewan Peliharaan dan Contohnya Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join.

Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

You might be interested:  Mengapa Tata Rias Dan Busana Erat Kaitannya Dengan Warna?

Jelaskan apa yang dimaksud dengan keseimbangan hak dan kewajiban?

Pada pasal 1 angka 1 UU No.39 Tahun 1999 tentang HAM, menyebutkan bahwa Hak Asasi Manusia merupakan seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Kuasa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, Pemerintah dan setiap orang, demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.

  • Sedangkan kewajiban seorang warga negara diatur dalam pasal 27 sampai dengan pasal 34 UUD 1945.
  • Mengenai hak dan kewajiban juga diatur dalam dasar negara Indonesia yaitu Pancasila.
  • Pancasila sebagai nilai dasar bangsa Indonesia, telah terkandung cita-cita, tujuan, serta nilai-nilai yang baik dan benar.

Melalui kelima silanya, tercermin adanya penghargaan yang sangat tinggi terhadap hak dan kewajiban asasi manusia. Hal ini menggambarkan Pancasila menjamin dan selalu mengedepankan keberadaan hak dan kewajiban asasi manusia. Salah satunya dalam sila ke-1 yang menjamin hak kemerdekaan untuk memeluk agama, melaksanakan ibadah, dan kewajiban untuk menghormati perbedaan agama.

Hak asasi diseimbangkan dengan adanya kewajiban asasi. Kewajiban asasi maksudnya adalah seperangkat kewajiban yang apabila tidak dilaksanakan, maka HAM tidak mungkin terlaksana dan ditegakkan. Menurut saya, pelaksanaan hak dan kewajiban harus dilakukan dengan seimbang dan diiringi tanggung jawab. Karena tanpanya, pelaksanaan hak kewajiban tidak bisa berlaku seimbang dan dikhawatirkan mengakibatkan ketidakadilan bagi satu pihak.

Hak dan kewajiban dilakukan seimbang artinya manusia tidak boleh selalu menuntut haknya terus menerus, namun mengabaikan atau tidak menjalankan kewajibannya. Hak dan Kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan, karena keduanya saling berkesinambungan.

  1. Dalam KBBI, Hak (rights) adalah sesuatu yang benar, milik, dan kekuasaan seseorang untuk berbuat sesuatu karena sudah diatur oleh UU.
  2. Sedangkan Kewajiban (obligation) adalah segala sesuatu yang harus dan wajib dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.
  3. Pelaksanaan hak dan kewajiban yang seimbang dan bertanggung jawab diperlukan agar terciptanya kehidupan bernegara yang harmonis dan tentram.

Sebagai warga negara tidaklah etis jika menuntut hak lebih banyak daripada kewajiban yang dilakukan. Jika ingin mendapatkan hak yang sesuai, maka sebagai warga negara kita harus melaksanakan kewajibannya terlebih dahulu. Bisa dibayangkan jika hak seseorang warga negara dirampas, padahal ia sudah melaksanakan kewajibannya.

  • Hal ini tentu saja akan meinumbulkan ketidakadilan.
  • Sedangkan orang lain tidak mau melaksanakan kewajibannya, tetapi selalu menuntut haknya.
  • Jika terus dibiarkan tentu saja beresiko menimbulkan perpecahan.
  • Menurut saya, untuk menerapkan konsep hak dan kewajiban warga negara, bisa dimulai dengan lingkungan terdekat kita, yaitu sebagai mahasiswa.

Seorang mahasiswa berhak memperoleh pengajaran sebaik-baiknya sesuai dengan minat, bakat, kegemaran dan kemampuan. Mahasiswa juga berhak untuk menggunakan fasilitas perguruan tinggi dalam rangka kelancaran proses belajar.

Bagaimana pelaksanaan hak dan kewajiban dapat dikatakan seimbang?

Jawaban: apabila kewajiban telah dilakukan dan hak telah diterima Penjelasan: Bila kewajiban telah dilakukan dan hak telah diterima maka dapat dikatakan hak dan kewajiban telah dilakukan secara seimbang. Apabila hak dan kewajiban tidak dilaksanakan secara seimbang maka akan terjadi kekacauan. Pelaksanaan hak dan kewajiban juga harus memperhatikan hak dan kewajiban orang lain.

Bagaimana cara untuk mencapai keseimbangan antara hak dan kewajiban?

Untuk mencapai keseimbangan antara hak dan kewajiban, yaitu dengan cara mengetahui posisi diri kita sendiri. Sebagai seorang warga negara harus tahu hak dan kewajibannya. Seorang pejabat atau pemerintah pun harus tahu akan hak dan kewajibannya. Seperti yang sudah tercantum dalam hukum dan aturan-aturan yang berlaku.

Apa yang akan terjadi apabila tidak seimbang antara hak dan kewajiban?

adjar.id – Adjarian, apa yang terjadi jika hak dan kewajiban tidak seimbang ? Hak dan kewajiban merupakan dua hal yang melekat dalam diri manusia. Dalam pelaksanaannya, hak dan kewajiban ini tidak bisa dipisahkan karena hak bisa terpenuhi jika kewajiban sudah dilaksanakan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hak adalah kekuasaan untuk berbuat sesuatu yang telah ditentukan oleh undang-undang dan aturan. Sementara kewajiban adalah sesuatu yang diwajibkan, sesuatu yang harus dilaksanakan, dan keharusan. Jadi, kewajiban ini harus dilaksanakan oleh setiap orang sebagai salah satu kewajiban.

Nah, jika kita sudah melaksanakan kewajiban ini, kita akan mendapatkan hak yang sudah ditentukan. Sehingga, hak dan kewajiban saling terikat dan memiliki hubungan sebab akibat karena keduanya berhubungan. Lalu, apa yang terjadi jika hak dan kewajiban tidak seimbang? Yuk, kita cari tahu jawabannya berikut ini, Adjarian! Hak dan Kewajiban Tidak Seimbang Baca Juga: 18 Contoh Hak dan Kewajiban Orang Tua terhadap Anak Adjarian, dalam pelaksanaannya, hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang.

You might be interested:  Mengapa Dalam Membuat Iklan Harus Memperhatikan Rima?

Hal ini sangat penting dalam membantu kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. Sehingga, manusia tidak boleh selalu menuntut tentang haknya dan mengabaikan kewajibannya. Jika pelaksanaan hak dan kewajiban ini dilakukan dengan tidak seimbang, maka bisa menimbulkan beberapa dampak. Berikut beberapa dampak hak dan kewajiban tidak dilaksanakan dengan seimbang, di antaranya: 1.

Kehidupan Kurang Harmonis Pelaksanaan hak dan kewajiban yang tidak seimbang akan membuat kehidupan sosial menjadi kurang harmonis. Hal ini terjadi karena manusia lebih sering untuk menuntut haknya daripada melaksanakan kewajibannya. Sehingga, kewajibannya dalam masyarakat menjadi terbengkalai dan membuat hak orang lain dilanggar.2.

Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban Berbagai kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban bisa terjadi karena adanya pelaksanaan hak dan kewajiban yang tidak seimbang. Baca Juga: 17 Contoh Hak dan Kewajiban Anak di Rumah Hasilnya, seseorang akan melanggar hak milik orang lain dan tidak mempedulikan kewajibannya.

Hal inilah yang kemudian menyebabkan banyaknya kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban dalam masyarakat.3. Hak Tidak Terpenuhi Ketidakseimbangan antara hak dan kewajiban membuat seseorang ingin mendapatkan haknya. Terkadang hal ini dilakukan dengan berbagai cara, termasuk melanggar hak milik orang.

Sehingga, banyak hak yang tidak terpenuhi sebagaimana mestinya karena diambil oleh orang lain.4. Menimbulkan Ketidakadilan Adanya pelaksanaan hak dan kewajiban yang tidak seimbang bisa menimbulkan terjadinya ketidakadilan dan kecemburuan dalam kehidupan. Hal inilah yang jika terus-terusan terjadi bisa menimbulkan perpecahan, permusuhan, dan konflik dalam masyarakat.

Nah, itu tadi Adjarian, dampak yang terjadi jika hak dan kewajiban tidak seimbang dalam pelaksanannya.

Coba Jawab!
Apa yang dimaksud hak dan kewajiban?
Petunjuk: Cek halaman 1.

Bagaimana cara kita melaksanakan hak dan kewajiban secara selaras serasi dan seimbang?

Cara agar kita dapat melaksanakan hak dan kewajiban secara selaras, serasi, dan seimbang adalah dengan menyadari bahwa kewajiban dan hak adalah sesuatu yang berhubungan dimana untuk memperoleh hak, kita harus menjalankan kewajiban semaksimal mungkin. Selain itu, kita juga perlu menyadari dampak kurang baik ketika tidak melaksanakan hak dan kewajiban secara selaras, serasi, dan seimbang.

Bagaimana jika tidak ada keseimbangan antara hak dan kewajiban dalam kehidupan masyarakat?

Disusun oleh : Ahmad Adi Pangaribawan (211420000533) Prodi : Perbankan Syariah Dosen Pengampu : Dr.Wahidullah, S.H.I.,M.H Universitas Islam Nahdlatul Ulama Hak dan Kewajiban menjadi suatu kesatuan yang tak terpisahkan dan sudah ditetapkan, disaat ada Hak, pasti ada Kewajiban juga.

  • Sebagai warga negara pastinya kita memiliki Hak dan Kewajiban untuk setiap individu.
  • Setiap orang memiliki Hak dan Kewajiban mereka masing-masing, akan tetapi setiap orang mempunyai aktivitas yang banyak sehingga apa yang telah menjadi Kewajiban dan Haknya sering dilupakan.
  • Dalam kehidupan bernegara hak seorang warga negara berhadapan langsung pada kewajibannya.

Justru sering sekali kewajiban lebih dituntut dan hak sebagai warga negara sering diabaikan. Sejak dahulu hak dan kewajiban setiap individu tidak pernah dibuat secara sempurna, hal ini dikarenakan pemerintah tidak aktif dalam menanggapi hal ini. Menurut pendapat saya, dalam melaksanakan hak dan kewajiban harus berjalan secara seimbang dan juga didampingi dengan rasa tanggung jawab.

Hak asasi harus seimbang dengan kewajiban asasi. Maksud dari kewajiban asasi ialah sebuah perangkat kewajiban yang bila tidak terlaksana maka Hak Asasi manusia tidak dapat dilaksanakan dan ditegakkan. Sedangkan HAM menurut pasal 1 UU No.39 tahun 1999 menyebutkan bahwasanya HAM merupakan sebuah perangkat hak yang telah terikat pada keberadaan dan hakikat manusia yang menjadi makhluk Tuhan sejak ia lahir dan juga anugerah yang harus dihormati dan wajib dilindungi oleh pemerintah dan negara.

Apabila Hak dan Kewajiban tidak terlaksana dengan seimbang dalam kehidupan bermasyarakat, maka akibatnya akan terjadi sebuah ketimpangan yang bisa menimbulkan gejolak dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara maupun berbangsa. Sekarang ini sering muncul ketimpangan antar hak dan kewajiban, khususnya dibidang lapangan kerja dan penghidupan yang layak untuk seluruh warga.

Dalam UUD 1945 Pasal 27 ayat 2 menjelaskan bahwasanya setiap warga berhak mendapat pekerjaan dan kehidupan yang layak bagi seluruh manusia. Mengenai tentang Hak dan Kewajiban, hal tersebut juga diatur pada ideologi negara kita yaitu pancasila. Sebagai ideologi negara, pancasila mengandung tujuan, cita-cita, dan juga terdapat nilai-nilai yang benar.

Berdasarkan sila kelima dalam pancasila mencerminkan penghargaan yang tinggi bagi hak dan kewajiban warga negara, Dan dalam sila pertama pada pacasila juga disebutkan hak kita untuk menyembah dan beribadah pada Tuhan yang maha satu. Dalam agama Islam hak dan kewajiban setiap warga negara sangat dihormati, dilindungi dan terjunjung tinggi. Mengapa Hak Dan Kewajiban Harus Berjalan Dengan Seimbang Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya Beri Komentar Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Mengapa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama?

Alasan setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban – Tiap warga negara memiliki hak dan kewajiban karena itu merupakan hal yang patut diterima serta dijalankan seseorang. Hak dan kewajiban memiliki hubungan kausalitas atau sebab akibat. Keduanya tak mungkin dipisahkan.

  • Hak tidak akan muncul jika tidak ada kewajiban, berlaku pula sebaliknya.
  • Baca juga: Mengapa Hak dan Kewajiban Saling Berkaitan? Dikutip dari buku Jalan Tengah Demokrasi antara Fundamentalisme dan Sekularisme (2015) karya Tohir Bawazir, pada diri tiap warga negara, secara otomatis akan melekat hak dan kewajiban.

Contohnya hak warga negara untuk bebas memeluk agama, mendapat pekerjaan, memperoleh pendidikan dan pengajaran, serta mengeluarkan pendapat. Selain hak, pada diri tiap warga negara juga melekat kewajiban yang wajib dijalankan. Misalnya kewajiban untuk membela serta mempertahankan kedaulatan negara, wajib membayar pajak, dan patuh pada hukum.

Dilansir dari buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (2019) oleh Tasum dan Rani Apriani, tiap warga negara hendaknya melakukan kewajiban dengan seimbang. Karena jika tidak, ini akan menyebabkan pelanggaran hak serta pengingkaran kewajiban. Akibatnya, kehidupan masyarakat menjadi kurang harmonis.

Kesimpulannya, alasan mengapa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban karena keduanya saling berkaitan dan patut diterima seluruh warga negara, tanpa terkecuali. Baca juga: Definisi Hak dan Kewajiban Warga Negara Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com.

Apakah ada keseimbangan pengaturan antara hak dan kewajiban brainly?

Jawaban: Hak dan Kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan, akan tetapi terjadi pertentangan karena hak dan kewajiban tidak seimbang. Jika keadaannya seperti ini, maka tidak ada keseimbangan antara hak dan kewajiban. Jika keseimbangan itu tidak ada akan terjadi kesenjangan sosial yang berkepanjangan. Penjelasan:

Apakah yang dimaksud keseimbangan hak dan kewajiban brainly?

Jawaban: Keseimbangan antara hak dan kewajiban mengandung arti bahwa di samping menuntut dan melaksanakan hak, kita harus juga mengutamakan kewajiban Contoh lainnya seorang warga negara berhak mendapatkan perlindungan dari negara, namun warga negara juga wajib membela negara apabila negara memintanya. Berarti Hak harus dijalankan bersama-sama dengan kewajiban

Mengapa kewajiban harus didahulukan dari pada hak?

Kewajiban harus didahulukan daripada hak karena, kewajiban adalah tanggung jawab yang harus dikerjakan seseorang dengan maksimal dan dengan rasa ikhlas sebelum seseorang mendapatkan hak yang harus dia terima.

Mengapa keseimbangan antara hak dan kewajiban harus dijaga dalam upaya menghemat energi?

Keseimbangan antara hak dan kewajiban perlu dijaga dalam upaya penghematan energi karena energi memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia dan di saat yang bersamaan juga perlu untuk dijaga kelestariannya. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini, sahabat Brainly! 🙂

Mengapa hak dan kewajiban tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lain?

Hak dan kewajiban saling berkaitan erat satu sama lain. GridKids.id – Pada pembahasan kali ini, GridKids akan membahas tentang hak dan kewajiban yang dimiliki seseorang. Seperti yang kita tahu bahwa setiap seseorang harus mendapatkan haknya masing-masing.

  • Sedangkan kewajiban adalah hal yang wajib dan seharusnya dilakukan oleh seseorang.
  • Dalam pelaksanaannya, hak dan kewajiban ini harus juga diiringi dengan tanggung jawab.
  • Hal ini agar pelaksanaan antara keduanya dapat berjalan dengan baik dan harmonis.
  • Hak dan kewajiban sangat berkaitan erat dan tak dapat dipisahkan dalam hal apa pun.

Lalu, mengapa hak dan kewajiban ini saling berkaitan? Hak dan kewajiban adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Kedua hal ini membentuk hubungan kasualitas atau sebab akibat yang saling berkaitan. Alasannya saling berkaitan adalah karena ketika seseorang mendapatkan haknya, maka secara otomatis ia juga akan mempunyai kewajiban yang harus dilakukan. Pxhere (Ilustrasi) Hak dan kewajiban saling berkaitan erat satu sama lain. Setiap orang yang memiliki hak dan kewajiban harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin. Hak adalah apa yang dimiliki seseorang setelah kewajibannya. Sementara itu, kewajiban merupakan hal yang harus ia kerjakan.

Jika seseorang sudah memiliki kewajiban namun enggak punya hak, maka ini bersifat enggak manusiawi atau tak bermoral. Namun sebaliknya, jika seseorang memiliki hak tapi tak punya kewajiban, maka hal ini merupakan hal yang sia-sia dan tak adil. Hal tersebut dikarenakan hak dan kewajiban yang sudah saling berkaitan satu sama lain.

Hak akan timbul jika seseorang sudah memenuhi kewajibannya, dan begitu pula sebaliknya. Adapun contoh antara hak dan kewajiban yang saling berkaitan, yaitu: Contoh pertama: Baca Juga: Mengenal Hak dan Kewajiban Warga Negara, Materi PPKN Kelas 7 SMP Seseorang yang bekerja di perusahaan memiliki kewajiban untuk bekerja sesuai tugas yang diberikan.

Releated

Mengapa Manusia Dilarang Durhaka Kepada Orang Tua?

Alasan kenapa durhaka kepada orang tua dilarang dalam agama islam adalah karena orang tua merupakan orang yang sangat berjasa bagi kita. Ibu yang melahirkan dan merawat kita dari kecil dan ayah yang merawat serta memberi nafkah buat kita. Tidak logis dan tidak baik bagi seseorang jika tidak membalas jasa kedua orang tua atau bahkan membantah […]

Mengapa Pembukaan Uud 1945 Dan Batang Tubuh Bersifat Kausal Organis?

Hubungan Kausal Organis Pembukaan dengan Batang Tubuh UUD 1945 – Pembukaan UUD 1945 meliputi suasana kebatinan yang diwujudkan dalam pasal-pasal dalam UUD. Dengan kata lain, suasana kebatinan UUD 1945 dijiwai dan bersumber dari dasar filsafat negara yaitu Pancasila. Hubungan langsung antara pembukaan UUD 1945 dengan batang tubuhnya bersifat kausal organis karena isi dalam pembukaan dijabarkan […]

Adblock
detector