(0265) 7501294 contact@gvpangandaran.com

PaPaliken Hills , mendengar nama serupa itu, ingatan kita akan  berasumsi pada  nama di luar negeri ,namun jangan salah destinasi wisata ini terletak di Kabupaten Pangandaran. Obyek  ini tengah dikembangkan menjadi tempat wisata khusus yang memiliki keistimewaan sejalan upaya Pemerintah Kabupaten Pangandaran yang wilayahnya memiliki potensi wisata cukup beragam. Selain sudah terkenal dengan kawasan wisata pantai, pemerintah kabupaten serta pemerintah provinsi Jawa Barat tengah gencar membuka beberapa spot wisata alam di Pangandaran. Destinasi wisata Kampung Paliken, Desa Pasir Geulis, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran berjarak sekitar 43 kilometer dari pusat Kota Pangandaran dengan aksebilitas jalan cukup bagus bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun empat.

Obyek wisata ini tidak terpisahkan dari narasi legenda masyarakat ditempat. Pada jaman dulu, Paliken Hills ialah tempat mengendalikan setrategi perang merampas kerajaan Galuh Pangauban yang dikuasai oleh Prajurit Kalasamudra (Bajo). Konon sebelum berperang menantang perompak bajo di tempat ini Dewi Samboja pilih pemimpin perang lewat cara mengadakan sayembara. Dengan kesaktian Dewi Samboja, dia menancapkan lidi ke tanah serta siapa saja yang bisa mencabut lidi, dialah yang bisa menjadi panglima perang. Serta dari banyaknya pemuda pilih tanding cuma seseorang yang bisa mencabut lidi itu, pemuda pilih tanding itu bernama Sawung Galing, ternyata dia adalah Patih Kerajaan Galuh yang diutus oleh Maharaja Sanghyang Cipta untuk mencari Dewi Samboja. Permukaan tanah yang dipakai untuk menancapkan lidi turut tercabut. Momen itu lalu diabadikan sampai saat ini jadi nama tempat yakni Paliken, serta tempat tempat tercabutnya lidi dalam sayembara diberi nama Situs Paliken.

Keindahan alam merupakan daya tarik utama kawasan Paliken Hills,dari atas ketinggian bukit terlihat jelas kawasan Pangandaran, Banjar dan Ciamis serta beberapa daerah di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Awal mula kawasan ini dibuka sebagai destinasi wisata alam, merupakan ide masyarakat yang tinggal di kawasan sekitar bukit,mereka kemudian secara swadaya membuat dan membuka lokasi untuk swafoto.Selain itu mereka membuat pula fasilitas  pendukung,  seperti kios kios bagi para pedagang.Para pedagang disini menjual aneka souvenir khas Pangandaran,bahkan makanan dan minuman khas Pangandaran dijajakan  disini, antara laini pindang gunung,soto entog serta minuman lahang (nira).

Untuk lokasi swafoto disediakan kotak infaq biasanya pengunjung membayar seikhhlasnya. Beberapa spot foto disediakan cukup banyak yang paling favorit ialah bukit pandang serta jembatan cinta. Cukup banyak kegiatan lainnya yang biasa dilakukan oleh masyarakat setempat guna menarik minat pelancong,kegiatan rutin yang dilakukan ialah pementasan Ronggeng Gunung sebuah seni tradisi khas Pangandaran. Selain itu mereka kerap mengadakan atraksi Adu Bagong,biasanya dilakukan sebulan sekali. Bagi para penikmat keindahan alam yang inggin menikmati keindahan malam,pengelola menyediakan kawasan untuk berkemah. Kepopuleran kawasan Paliken Hills mulai  terlihat dari banyaknya unggahan foto.




Leave a Reply

Pangandaran Golden Visage

Official Site of Tourism Information, Trip, Travel, Tour and Journey based in Pangandaran Regency, West Java – Indonesia, Managed by Iwa Purwana Suganda (LWG) HPI and Team – experts from Indonesia Tours and Adventures who have worked in the Indonesian tourism industry for years and have an excellent track record in serving travelers from all over the world.

Profil Pariwisata Daerah Kabupaten Pangandaran
24 Maret 2021
Harga Tiket Masuk Pangandaran Terbaru 2021
24 Maret 2021
Goa Jepang Pangandaran
22 Maret 2021
Mau Investasi di Pangandaran ?
22 Maret 2021
Understanding and Difference Trip, Travel, Tour and Journey
19 Maret 2021


Ada Pertanyaan?

Jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami sangat senang untuk bisa berbicara dengan Anda.

+6282231516599

contact@gvpangandaran.com